Sunday, November 25, 2018
Manasik Haji Sesuai Tuntunan Nabi Muhammad SAW
Manasik Haji Sesuai Tuntunan Nabi Muhammad - Ustadz Adi Hidayat, Lc., MA
Langkah kaki kanan, ucapkan Bismillah, Bismillahirrohmanirrohim, Allahumma antas-salam wa minkas-salam tabarakta ya dzal-jalali wal-ikram. Allahummaftah li abwaba rahmatika.
Untuk Masjidil Haram ada riwayat-riwayat dengan menambah kalimat tadi, biasanya kita pakai segelah sholat dalam dzikir, hadis Muslim. No. 591, astaghfirullah, astaghfirullah, astaghfirullah, Allahumma antas-salam wa minkas-salam tabarakta ya dzal-jalali wal-ikram. Tapi asal dari sahabat Umar bin Khattab menyebutkan allmasjid al haram ketika masuk, kaki kanan Bismillahirrohmanirrohim, Allahumma antas-salam wa minkas-salam tabarakta ya dzal-jalali wal-ikram. Allahummaftah li abwaba rahmatika.
Baru kemudian kita masuk dan mulai berjalan. Tapi ini cepat, biasanya kalau kalimat sudah dihafalkan dengan baik itu cepat tidak terlampau sulit. Jadi bukan antum mau masuk buka kertas, repot padahal yang di belakang udah mulai ndorong. Bahkan ada situasi nanti yang tidak terlampau mudah harus cepat masuknya, jadi begitu dibuka masuk Bismillahirrohmanirrohim baru masuk, nggak papa sambil berjalan, 'Allahumma antas-salam wa minkas-salam tabarakta ya dzal-jalali wal-ikram. Allahummaftah li abwaba rahmatika'.
Bismillah, antum jalan tidak ada hal-hal yang khusus di sini, mohon maaf tidak ada ketentuan-ketentuan khusus atau sunnah-sunnah yang khusus, antum bisa gunakan sambil berjalan sambil berdzikir. Ingat ya karena anda sudah masuk untuk ibadah maka semua perangkat yang mengganggu anda ibadah lebih baik anda simpan dulu. Termasuk hp, macam2 kalau mengganggu simpan dulu, awas hati2 kalaupun perlu dibawa untuk komunikasi kalau bisa matikan dulu aja. Jadi dalam kondisi tertentu simpan jangan dibuka-buka. Awas hati-hati ya baru masuk udah poto2, udah pokoknya simpanlah jangan ada hal-hal yang mengganggu. Ini sudah masuk diisi dengan dzikir, dzikir bisa sambil jalan, 'Labbaikallahumma Labbaik atau isi dengan dzikir subhanallah, alhamdulillah, allohuakbar, astagfirullah, nggak ada masalah.
Jalan, nah sekarang kita sudah mulai mau berjalan menghadap kearah kiblat utama yaitu Kabbah. Perhatikan, saya sudah liat kabbah nih miniatur, nah sekarang kita masuk ke arah Masjidil Haram Kabbah kelihatan, mau kelihatan seutuhnya, kadang-kadang banyak orang seperti ini kelihatan bagian atasnya saja, maka sunnah yang kedua kita berdoa. Ini jarang yang juga mempraktekkan ini dengan maksimal, ada doa saat melihat kabbah, ada doa baik saat haji, saat Umroh ataupun kita sekedar melihat. Ada channel one misalnya acara dari Mekkah, antum lihat kabbah dan ada doanya, dan dengan doa itu kita dimuliakan.
"Allahumma zid hadzal bait takriiman wata’zhiiman watasyriifan wamahaabatan wabirran. Wazid 'alaman hajjahu awi' tamarahu aoroahu takriiman tasyriifan wata’zhiiman wamahaabatan wabirran".
Artinya:
'Ya Allah, tambahkanlah kemuliaan, keagungan, kehormatan, dan kewibawaan pada Ka’bah ini, dan tambahkan pula pada orang-orang yang memuliakan, mengagungkan, menghormati dan mewibawakannya diantara mereka yang berhaji atau berumroh dengan kemuliaan, keagungan, kehormatan dan kebaikan.'
Itu ada doanya dan umumnya para ulama mengajarkan itu sebagai bagian dari doa yang makbul. Begitu melihat jangan langsung mulai tawaf kalau bisa berdoa dulu, sudah selesai sudah siap baru kita akan memulai. Baik, nah kalau ada orang-orang banyak seperti ini kita nggak usah ganggu pelan-pelan aja, berjalan bismillah sambil berjalan. Nanti kalau orang-orang tawaf akan menyesuaikan, kalau orang tidak akan tawaf atau biasa seperti ini nanti dengan sendirinya melihat kita akan memberi jalan.
Mari kita mulai dari amalan pertama yaitu tawaf, ini pertama kali datang ke Mekkah ya. Pertama kali datang ke Mekkah jadi kita tidak langsung wukuf, wukufnya tanggal 9 dzulhijjah. Sekarang kita ke Mekkah dulu untuk melaksanakan Umroh pertama, pertama itu maksudnya mungkin pertama kali dalm hidup kita atau Umroh pertama ketika sampai di Mekkah. Disebut ummrotul quddum, umrotul quddum itu sebenarnya Umroh pertama terjemahannya tapi umroh kedatangan. Jadi saat datang ke Mekkah kita memulai dengan umroh.
Bismillah kita mulai, baik perhatikan sini. Ini kita mulai dari Hajar aswad, ini posisinya. Saya mau terangkan dulu beberapa bagian dari kabbah sebelum memulai untuk tawaf. Sisi pertama kita ilustrasikan ada Hajar Aswad jadi tanda paling gampang di sini suka ada semacam askar. Jadi ada tentara yang berjaga suka bergelantungan, ada talinya di sini. Menjaga dan mengatur supaya orang-orang bisa mencium hajar aswad dengan baik. Nah ini kalau antum kebingungan mana hajar aswad, mencari tandanya sulit lihat aja orang menggantung berpakaian tentara, makan itu posisi antum pertama kali mendekati hajar aswad. Kalau banyak orang sulit melihat, tarik garis lurus liat ke ujung.
...
6.15
Makna Perjalanan Haji dan Umroh
Ust Abi Makki, Lc - Makna Perjalanan Haji dan Umroh
Assalamu'alaikum
Innalhamdalillahi nahmaduhu wanasta’iinuhu wanastaghfiruhu Wana’udzubiillah minsyurruri ‘anfusinaa waminsayyi’ati ‘amaalinnaa Manyahdihillah falah mudhillalah Wa man yudhlil falaa haadiyalah Wa asyhadu allaa ilaaha illallaah wahdahu laa syariikalah wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa rasuuluh. Amma ba'du. Allahumma laa sahla illa maa ja’altahu sahlaa, wa anta taj’alul hazna idza syi’ta sahlaa,
Alhamdulillahirabbil’alamin....
Mudah2an pertemuan kita pada malam hari ini disertai dengan rahmat dan berkah Allah SWT, Aamiin ya rabbal’alamin.
......
Pertama yang harus dipegang oleh kita seluruhnya bahwa sesungguhnya ibadah Haji dan Umroh ini bukan kebetulan tapi ibadah Haji dan umroh itu adalah satu rencana yang memang merupakan panggilan dari Allah SWT. Ini adalah satu yang perlu disimak dan diyakini, jadi tidak pantas kalau ada orang ketika dikatakan 'kamu enak ya bisa Haji, kamu enak ya bisa umroh'. Dia jawab 'kebetulan aja waktu luang, kebetulan aja dapat kuota, kebetulan aja diongkosin'. Tidak, tidak jangan bilang kebetulan kalau Haji dan umroh tapi ini merupakan panggilan. Maka ada orang yang daftar 3 tahun baru dapat, 5 tahun baru dapat ya biasa karena memang ini adalah panggilan dari Allah SWT.
Maka para ulama mengatakan 'Tidak ada istilah kebetulan dalam Haji dan Umroh'. Haji dan umroh itu bukan kebetulan tapi panggilan dari Allah SWT, ini pertama. Ini terbukti dari kata-kata talbiyah, ketika kita sudah melaksanakan ihram kita ucapkan dengan kata "Labbaik Allahumma labbaik, artinya ya Allah aku penuhi panggilanMu", berarti Allah sebelumnya sudah memanggil. Jadi ketika ya Allah aku penuhi panggilanMu memang ini adalah talbiyah bukti bahwa kita ini dipanggil oleh Allah SWT. Subhanallah kata-kata talbiyah ini adalah satu hal konsep daripada keberhasilan seseorang baik di dunia atau diakherat dalam hidup. Kita pahami talbiyah, semua tahu talbiyah ya, apal semua ya Talbiyah. Yang sudah hafal semoga Haji dan umrohnya mabrur yang belum Haji dan Umroh semoga bisa Haji dan umroh, aamiin.
"Labbaik Allahumma labbaik, artinya ya Allah aku penuhi panggilanMu". Labbaik laa syarika laka labbaik, Engkau yang tidak pantas aku duakan, untuk disekutukan. Innal hamda, sesungguhnya puji, wan ni’mata dan nikmat, laka wal mulk semuanya kepunyaanMu juga kekuasaan mulikMu, laa syarika lak dan tidak pantas Engkau untuk diduakan”.
Ada puji --> Innal Hamda
Wanikmata --> nikmat
Lakal wal mulk --> semuanya kepunyaanMu juga kekuasaan milikMu
Lasyarikallah dan tidak pantas Engkau untuk diduakan.
Ada: Puji --> Innal Hamda, wanikmata --> nikmat, lakal wal mulk --> Kekuasaan. Pegang tiga ini, puji, nikmat kekuasaan, tiga ini yang dikejar-kejar oleh manusia. Banyak nggak orang yang mengharap pujian dari orang? Banyak, ingin dipuji, yang punya jabatan ingin dipuji dengan jabatannya. Ada orang punya harta, ingin dipuji dengan hartanya. Ada orang yang pinter ingin dipuji dengan keilmuannya. Kira-kira saya sampaikan banyak orang ingin mengharap pujian? Banyak sekali, kadang hanya ingin mengharap pujian dia tidak tahu mengambil halal haram. Kalau sadar puji itu milik Allah beres dunia ini.
Ada orang yang mengambil hak orang lain karena ujung-ujungnyanya ingin mendapat pujian dari orang lain. Makanya dengan mengatakan hati2 kalau manusia sudah ingin mengharapkan pujian dari manusia tunggu kehancuran dari orang tersebut. Biasanya rata-rata orang sombong yang ingin dipuji oleh manusia. Maka kalau orang sadar kalau segala puji milik Allah, beres.
Orang yang berhaji serahkan dan semuanya puji itu milik Allah, makanya orang yang berhaji atau umroh siap meninggalkan dan menanggalkan. Meninggalkan yang dicintainya di dunia, meninggalkan yang dicintainya di indonesia kalau orang indonesia, meninggalkan anaknya, meninggalkan rumahnya, meninggalkan ayahnya, meninggalkan istrinya. Menanggalkan, itu adalah menanggalkan siapa dia. Siapa dia, tanggalkan semuanya. Jadi meninggalkan dan menanggalkan. Kenapa? Karena puji itu milik Allah
Orang berebut ingin mendapatkan pujian, innal Hamnda, wanikmata, orang mengejar-ngejar nikmat nggak? Nikmat punya siapa? Punya Allah. Al mulk kekuasaan, orang mengejar kekuasaan, kekuasaan pun milik Allah. Kalau seandainya orang paham tentang makna talbiyah, puji milik Allah, lalu selanjutnya nikmat milik Allah, lalu kekuasaan milik Allah, beres, semua serahkan pada Allah SWT.
Di ujungnya dengan mengatakan laa syarika lak, kata-kata laa syarika lak itu terulang dua kali dalam talbiyah coba ulangi “Labbaik Allahumma labbaik. Labbaik laa syarika laka labbaik. Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk laa syarika lak".
Ada kata-kata "laa syarika lak" berapa kali? Dua kali, kenapa coba? Karena kalau tidak faham banget dan faham benar dengan manasik, ibadah Haji itu seperti ibadah yang mana tempatnya hanya batu dan batu. Datang ke Mekkah yang diputerin apa? Batu, diujungnya dimulai dari apa? Batu, hajar aswad. Yang dikecupnya apa? Batu hajar aswad. Setelah tawaf ada sholat dua rakaat itu dibelakang maqam ibrahim, maqam ibrahim apa? Batu. Habis itu kalau ke Mina, Mina itu dibilangnya antara dua gunung, gunung batu bukan? Batu. Habis itu lewat ke arafah, arafah ada Jabbal Rahmah di situ juga adalah puncaknya ketika Rasulullah khutbah wada, itu batu bukan? Batu. Habis itu nanti ke Muzdalifah, Subhanallah itupun diantara gunung batu. Selanjutnya ke Mina ngelontar yang di lontar batu. Ngelontar batu, yang dipakai ngelontar apa? Batu. Ini ibadahnya batu sama batu sama batu.
Subhanallah, maka dengan menyatakan kata-katanya "laa syarika lak" bukan menyembah batunya tapi ada syiar yang indah disitu untuk memahami yang jauh lebih dalam maknanya apa? Sehingga ketika ada Hajar Aswad, Umar bin Khattab mengatakan kamu itu Demi Allah hanya batu, kamu ini hanya batu, kamu ini tidak memberikan manfaat dan tidak akan memberikan mudhorot. Demi Allah seandainya Rasulullah tidak menciummu aku tidak akan pernah menciummu. Saya melakukan ini ittiba kepada Rasul SAW saja. Saya melakukan ini hanya mengikuti daripada Sunnah Rasulullah.
Jadi muqadimahnya:
Umrah dan Haji bukan kebetulan
Makna kalimat talbiyah
Lafaz lasyarikallah diulang dua kali karena hati-hati.
Kalau seandainya ibu bapak dan sahabat-sahabat, tidak akan pernah merasakan nikmatnya ibadah Haji atau Umroh kalau tidak tahu sejarah apa saja ada Haji umroh. Yang paling mahal Haji atau umroh itu bukan ongkosnya tapi greget atau nikmat ketika melaksanakan ibadahnya. Kalau seandainya merasa nikmat ibadahnya, itu karena tahu silsilah sejarah yang ada.
Kisah Nabi Ibrahim AS dan Asal Mula Ibadah Haji
Kisah Nabi Ibrahim AS dan asal mula ibadah haji, Ustadz DR Khalid Basalamah, MA
Haji adalah ibadah yang sangat mulia, dan haji ini awal disyariatkannya adalah di jaman Ibrahim dan Ismail AS. Dan banyak kejadian dari rumah tangga, kejadian keluaga Nabi Ibrahim AS ini yang dijadikan sebagai bagian daripada haji seperti kasus Hajar AS, istri Nabi Ibrahim AS, kita tahu Nabi Ibrahim punya dua orang istri, Sarah dan Hajar. Sarah menikah dengan Ibrahim AS sampai umur 60 tahun tidak punya anak. Tapi Sarah ini tentu yang teman-teman ikuti dimateri sirah saya sudah tahu, tapi yang belum ikut saya sampaikan. Sarah ini menikah dengan Nabi Ibrahim As dan Sarah memiliki kecantikan yang luar biasa secara fisik begitu pula dengan akhlaknya. Sesuai dengan Ibrahim As yang sempurna karena Ibrahim As sangat menyerupai Nabi SAW secara fisik dan Nabi sudah saya gambarkan bagaimana gagahnya Beliau secara fisik dan juga akhlak yang sempurna.
Ringkas cerita suatu hari pernah Ibrahim As membawa Sarah ke Mesir dan di Mesir waktu itu ada raja dzolim suka mengambil istrinya orang. Pokoknya semua perempuan yang berstatus istri pasti direbut sama dia kalau dia suka secara fisik, karena dia anggap tidak mungkin perempuan dinikahi oleh suaminya kecuali punya kelebihan. Penyakit jiwa tapi begitulah terjadi pada raja Mesir pada saat itu. Masuklah nabi Ibrahim As dengan istrinya Sarah As ke Mesir, dan Ibrahim sudah berkata kepada Sarah, kalau kita masuk di Mesir nanti dan ada pengawal-pengawal raja dzolim ini yang akan menangkap kamu, kalau kamu ditanya siapa saya katakan saya saudaramu dan kalau saya ditanya saya juga akan mengatakan kau saudariku maksudnya seiman bukan berarti saudara sebenarnya, tapi suami istri.
Maka sampailah mereka di Mesir sepakat dengan perjanjian itu ternyata prajurit-prajurit raja Mesir itu ada memang khusus untuk mencari wanita-wanita yang jadi incaran si raja dzolim ini, ketemu dengan Sarah begitu melihat kecantikan Sarah sudah tidak berpengaruh lagi dikatakan bahwa ini saudari saya tetap tidak percaya pokoknya tetap akan dibawa. Ringkas cerita dibawalah Sarah kepada raja Mesir, begitu masuk di depan raja mesir di istananya dan liat kecantikan yang luar biasa tidak bisa sabar raja ingin menjamah sarah, waktu ingin menjamah Sarah tiba-tiba tangannya stroke karena Sarah berdoa kepada Allah Aza wa jala agar dihilangkan dari keburukannya raja ini. Dia kaget, dia bilang apa yang kamu lakukan? kenapa tangan saya tiba-tiba begini? Kata Sarah, saya minta kepada Tuhan saya untuk menghukummu karena kau ingin menjamahku dan kau bukan suamiku.
Maka raja berkata, berdoalah pada Tuhanmu agar stroke saya penyakit saya ini hilang dan aku tidak akan ganggu kamu. Sarahpun berdoa pada allah, sembuh. Raja ini ternyata masih bandel, tetap saja dia ingin menjamah Sarah. Waktu dia akan menjamah yang keduakalinya stroke lagi, lalu dia bilang lagi apa yang kau lakukan? Kata Sarah saya berdoa pada Allah Tuhan saya untuk memberikan kamu hukuman karena kau ingin menjamah saya dan kau bukan sumai saya. Kata si raja baiklah, berdoa sama Allah sama Tuhanmu itu agar saya disembuhkan dan saya tidak akan ganggu kamu, Sarah berdoa dan sembuh yang kedua kali.
Ternyata raja ini masih saja berusaha menjamah Sarah untuk yang ketiga kali, waktu dia ingin menjamah yang ketiga kali, Sarah berdoa seluruh tubuhnya gak bisa bergerak, yang bisa bergerak hanya mulutnya saja. Semua tubuhnya, kakinya, tangannya gak bisa bergerak. Maka diapun berkata, saya jadikan saksi seluruh yang ada di istana saya ini bahwasanya saya tidak akan menjamah kamu mintalah kepada Tuhanmu agar saya disembuhkan. Maka Sarahpun berdoa dan akhirnya disembuhkan, dan raja ini berkata, keluarkan wanita ini dari istanaku wanita yang kalian datangkan bukan manusia tetapi jin. Kisahnya begitu
Raja Mesir ini karena takut, khawatir jangan sampai Sarah itu berdoa lagi kepada Allah dan dia stroke lagi maka dia menghadiahkan, ada dua perselisihan pendapat ahli sejarah. Dihadiahkan budak wanitanya, yang satu lagi pendapat mengatakan anaknya dia sendiri yang perempuan dihadiahkan yang bernama Hajar. Hajar ini dihadiahkan raja Mesir kepada Sarah, supaya Sarah gak berdoa lagi sama Allah bisa stroke dia. Ringkas cerita dibawalah Hajar pulang ke Palestina waktu itu dan bekerja membantu Sarah. Sarah dan Hajar selisih umurnya setengah, waktu itu umur Sarah kurang lebih 30 tahun,umurnya Hajar 15 tahun. Berjalannya rumah tangga Nabi Ibrahim As, sampai umur Sarah 60 tahun tidak punya anak, berarti umurnya Hajar saat itu berapa? 30 tahun.
...
5.24
Kisah kisah unik yang terjadi saat Ibadah Haji
Kisah kisah unik yang terjadi saat Ibadah Haji | Ustadz Adi Hidayat, Lc. MA
Mekkah Madinah disebut Al Haramain As Syarifain, syarifain artinya dua kota suci, Al Haramain yang diharamkan berbuat yang kotor di dalamnya. Begitu Anda mengerjakan yang haram seketika Allah luruskan untuk hilang yang kotor-kotor itu. As Syarifain kota yang penuh dengan kemuliaan, begitu mengerjakan kebaikan-kebaikan disana seketika dibalas atau orang yang terbiasa berbuat baik saat di tempat dia tinggal datang kesana dimuliakan oleh Allah kebaikannya disana, itu sudah janji maka disebut Al Haramain As Syarifain.
Anda punya kebiasaan buruk dibalas di sana, bukan dibalas dalam konteks dijadikan jelek bukan, Allah keluarkan semua kotoran Anda supaya pulang itu jadi bersih jadi kebiasaan dihilangkan. Tapi mohon maaf kalau misalnya Anda punya kebiasaan yang baik-baik disana Anda akan dimuliakan. Demi Allah saya katakan, sudah banyak kejadian tiba-tiba kok bisa orang in isaja mendapat kemudahan ke raudah mudah, cium hajar aswad mudah, tiba-tiba ada orang ngasih kurma hanya ke orang ini aja, itu amalannya apa gitu? Saat berangkat kesana dia punya kebiasaan apa? Mustahil karena tempat yang mulia hanya akan memuliakan orang-orang yang mulia.
Saya pernah tugas disana dan banyak kejadian teman-teman sekalian dan itu sangat menarik sekali, hal yang paling penting pernah kami alami itu. ini mohon maaf ya, ini tiba-tiba ini kita yang jemput sendiri langsung. Kita itu kan saat tamatu, haji tamatu itu kan umroh dulu baru kemudian haji maka disebut tamatu dari mutah yang artinya enak karena dia bisa copot ganti pakaian, bayar dam, ganti pakaian tinggal nunggu baru nanti saat akan wukuf pakai kain ikhram lagi. Kalau konsisten ingin haji saja tanpa dikerjakan dengan umroh dia pakai kain ihram dari mulai datang sampai dengan haji, setelah haji baru dia copot. Itu tidak mudah makanya disebut tamatu, mutah enak karena umroh dulu bisa copot pakaian setelah itu dia bayar dam baru kemudian setelah itu dia menunggu untuk waktu wukufnya.
Teman-teman datang satu rombongan tiba-tiba ada berita hilang satu orang, gak tahu apa yang terjadi. Orang baru datang umroh, tawaf itukan di Masjidil haram kok bisa tiba-tiba orang ini kami jemput di jamarot, jamarot itu tempat melempar jumrah darimana dia bisa ada di sana. Dan saya pribadi jemput kesana, jadi saya bisa cerita karena kami mengalami itu jemput pakai ambulan. Begitu sampai sana sudah diamankan oleh teman-teman sekuriti disana, dijaga dan sebagainya, Anda tahu apa yang terjadi sudah hilang ingatan dan kami sudah disiapkan untuk menyesuaikan kondisi seperti itu. "Pak bapak ayo, oh saya mau haji ini belum pamitan sama tetangga, ohya pak saya juga mau haji kita mau pamitan dulu yuk nanti kita antar sekalian. Setelah ditelusuri ada sesuatu yang belum selesai ketika dia berangkat ke tanah suci".
Ada yang unik pak, ada yang mungkin aneh tapi terjadi. Ada yang masuk kamar mandi begitu dia masuk air mati, orang lain masuk nyala lagi dia masuk mati lagi, tolong airnya jangan dimatikan. nyala, begitu dia masuk pakai sampo begitu pakai sampo mati lagi. Memang biasa tapi unik, begitu kejadian oh sudah nih udah datang konsultasi kepada pembimbing karena di depan ada dua pembimbing. Sederhana kalau sudah paham masalahnya, "Pak ini kalau setiap kesini mati air? Tinggal dibalikkin, Bapak punya masalah apa dengan air? Eh inget-inget, diem-diem nangis,,huu saya sebelum saya kesini suka memindahkan air tetangga, di kampung rupanya ada air ngambil dipotong dimasukkan ke air ke tempat dia. Sudah pak sekarang telpon minta maaf dansebagainya. Akhirnya masuk kamar mandi nyala airnya.
Memang kelihatan biasa, kayaknya Ah ustad cuma cerita, tapi nyata tapi kejadian dan itu luar biasa, ada orang-orang yang memuliakan orang lain. Kami antri teman-teman sekalian, ini nyata saya alami sendiri dengan teman-teman orang berdesakan ingin cium hajar aswad, ingin macam-macam, ada yang sewa, ada yang pakai joki dan sebagainya. Tiba-tiba ketika seperti itu, orang bikin aturan kata askannya gak usah berdesakan ngantri aja, sebagian orang masih seperti itu, ada sekelompok orang sudah kita antri bismillah dan hebatnya saat mengantri dia berdoa "Ya Allah tolong mudahkan orang-orang itu untuk mendapatkan bagian mencium hajar aswadnya". Tiba-tiba disingkirkan semua itu diminta untuk mengantri, ketika disingkirkan itu dia dapat antrian paling depan akhirnya masuk. Ketika Anda bisa memuliakan orang lain, maka Allah mengangkat derajat Anda di dua tempat suci itu.
Makanya saya sering katakan pada teman-teman yang berangkat, jika Anda kesulitan untuk sampai di tempat yang tertentu yang mustajab, seperti misalnya di Madinah ada raudah, kemudian di Mekkah diantara hajar aswad dengan pintu kabah ada multazam di situ, orang pada rebut-rebutan dan sebagainya. Kalau Anda belum sempat berada di dekat situ dari kejauhan Anda bermohon kepada Allah, minta untuk orang-orang itu dulu, "Ya Allah mereka telah berbuat dengan sekuat tenaganya, mereka mengeluarkan harta dengan segenap kemampuannya, mohon Ya Allah jangan sia-siakan doa mereka, balas air mata mereka, kabulkan ya Allah berikan mereka kemuliaan" setelah Anda selesai, "Ya Allah seperti Engkau mengabulkan doa mereka, mohon berikan pula pengabulan kepada hamba Ya Robb, ingin hamba berada didekat itu semua tapi saudara-saudara hamba lebih berhak untuk berada di sana, hamba mohon seperti mereka Engkau kabulkan mohon kabulkan doa-doa hamba", Dan itu cepat teman-teman, bisa lebih cepat dikabulkan dari orang-orang yang berusaha semaksimal mungkin dan bahkan menyakiti orang lain.
Dan jangan pernah mengarang-ngarang cerita, ada cerita yang lebih aneh lagi bangga tapi gak tahu kalimat,"alhamdulillah ya saya hari ini pernah berhasil mencium azwar anas". Itu nyata ya saya nggak mengarang, itu cerita dari Aa Gym waktu itu.
Kisah Abdul Muthalib Menemukan Air Zam Zam
Kisah Abdul Muthalib Menemukan Air Zam Zam - Ustadz Khalid Basalamah
Abdul Muthalib ini pada saat dia masuk ke Mekkah, kemudian dia menikah, Allah karuniakan dia satu orang anak. Anaknya diberi nama Harits, satu anak dikasih. Waktu Harits sudah mulai bujang, mencapai umur sekitar 17 tahun Abdul Muthalib ini syaibah mimpi malam-malam, dia mendengar suara dalam mimpinya, "Galillah tybah, tybah itu sesuatu yang baik, lalu dia bertanya apa itu tybah? hilang suara itu. Hari kedua dia mimpi lagi, denger lagi suara Galillah barrah, galillah sesuatu yang baik, yang bermanfaat dia bertanya apa itu sesuatu yang bermanfaat? hilang lagi suara itu. Hari ketiga dia mimpi lagi, Galillah sesuatu yang terjamin, dia tanya apa itu sesuatu yang terjamin? ilang lagi. Hari keempat baru dia mimpi dan dia denger galilah zam-zam itu".
Zam-zam ini di zaman itu cuma seperti sebuah histori lama, kenangan 500 tahun dari sumur zam-zam, hilang. Jadi selama huzaah berkuasa di Mekkah mereka selalu mendatangkan air dari luar, beli mahal dari luar ke Mekah, sumur-sumur di luar Mekah. Abdul Muthalib ini pernah dengar kalimat zam-zam penasaran dia, terus dia tanya, dalam mimpi dia tanya "apa itu zam-zam? lalu keluarlah suara itu mengatakan, dan dia dengar pada saat itu ya, kalau dalam buku-buku sejarah disebutkan 'sesuatu yang selalu bersih dan tidak akan pernah rusak, engkau akan memberikan dengannya air para jamaah haji.
Dikatakan tempatnya air zam-zam itu berada diantara rafs, rafs itu bisa berarti busanya darah atau memang busa yang bercampur darah atau memang busa air'. Jadi dikatakan di sini ciri-cirinya adalah tempat zam-zam itu ada darah yang bercampur dengan busa dan bercampur sama tanah. Lalu dikatakan lagi dalam mimpinya "di bawah patokannya burung gagak yang memiliki warna keputih-putihan, di atas atau disekitar sarang semut seperti itu dalam mimpinya".
Maka Abdul Muthalib bangun pagi-pagi penasaran dia dengan mimpi ini, dan dia tahu mimpi ini nggak mungkin main, 3 hari 4 hari berturut-turut kemudian dia disuruh gali dia bawa cangkulnya, datang di sekitar Kabbah. Dia cuman tebak saja kemungkinan dekat Kabbah nih karena tidak ada tempat yang lebih agung di Mekkah daripada Kabbah, dia datang dekat Kabbah.
Dan kalau masih ingat dulu, ada penjelasan tentang dua patung yang disembah di Mekkah, isaf dan naila. Isaf kan nama laki-laki, naila nama perempuan yang dulu mereka saling suka akhirnya mereka berzina di depan Kabbah dan dikutuk menjadi patung. Kan dulu sebelum Amru bin Luhay datang ke Mekkah patung isaf ditaruh di gunung Sofa, patung naila ditaruh di gunung Marwa untuk peringatan bagi orang-orang, nih hati-hati kalau berzina depan Kabbah dikutuk begini nih. Tapi oleh Amru bin Luhay yang membawa patung masuk ke jazirah Arab, dia angkat patung isaf dan naila dipindahin dekat Kabbah disuruh orang Mekkah sembah. Tapi orang sudah lupa sejarahnya karena kejadian isaf dan naila jauh sebelum Amru bin Luhay.
Ringkas cerita di depan Kabbah antara Hajar Aswad dan Hijr Ismail itu ada patung isaf dan naila, ada satu suku Arab datang kesitu antara isaf dan naila nyembelih sapi, tiba-tiba pada saat Abdul Muthalib lagi duduk lagi memperhatikan ke arah Kabbah antara isaf dan naila, pada waktu disembelih darahnya ngucur darahnya berbusa. Dan karena dia ngucur jalan sampai berada disekitar isaf dan naila, ya kurang lebih jangan dibayangkan ini Kabbah, ini Hajar Aswad, ini Hijr Ismail, isaf dan naila ditaruh cukup jauhya agak berjarak antara Hajar Aswad jauh ke belakang dengan Hijr Ismail juga jauh jadi di kiri kanan. Tempat itu cukup luas jadi agak jauh dikiri kanan. Pada saat itu darah ini ngucur dari patung isaf menuju ke tempat di tengah-tengah di situ, antara isaf dan naila, dan ada seperti tempat agak turun di lembah Mekkah karena waktu itu masih pasir lalu darah berkumpul di situ jadi akhirnya darah sama pasir bercampur.
Abdul Muthalib berpikir ini isyarat pertama nih, mimpinya kan tadi darah yang mengalir berbusa yang berbusa dan bercampur dengan tanah. Lalu kemudian dia dekati tempat itu, darah yang berkumpul itu. Dia temukan tiba-tiba ada burung gagak yang berwarna hitam, burung gagak biasanya berwarna hitam ya tapi kalau ada burung gagak yang dibagian sayapnya itu ada beberapa warna putih. Maka dia lihat ada burung gagak dan mematuk-matuk di atas sekitar darah itu, dia liat isyarat yang kedua. Isyarat ketiga adalah di situ ada sarangnya semut, dia liat ke dekat kakinya ternyata ada beberapa ekor semut yang menggigit kakinya.
Maka dia bilang pada anaknya Haris, 'Haris saya mau menggali di sini siapapun jangan mengganggu saya' maka dia angkat cangkulnya. Tetapi jangan lupa itu di depan kabbah, orang-orang lagi banyak tawaf waktu itu walaupun banyak berhala, diangkat cangkul jadi bahan perhatian. Tokoh-tokoh Qurais mengatakan 'hai Abdul Muthalib apa yang kau lakukan?'. Kata Abdul Muthalib kepada Harits 'singkirkan mereka dari saya, jangan sampai mereka dekati saya'. Terus saja Harits menyibukkan orang-orang Qurais dan Abdul Muthalib terus saja mencangkul sampai ujung cangkulnya menyentuh bibirnys sumur itu, sumur zam-zam dan dengan kuasa Allah airnya muncrat keluar. Pada saat airnya muncrat keluar Abdul Muthalib mengucapkan Allahu Akbar.
Aa Gym Terbaru 2018 - KEBERKAHAN UMROH
Alhamdullilahiroobil"alamin
Alhamdulillahilladzi kholaqol mauta wal hayata liyab luwakum ayyukum ahsanu ‘amala. Wa huwal 'azizul ghofuur". “Allahumma shalli ‘ala sayyidina, wa syafi’ina, wa habibina, wa karimina, Muhammad, wa ‘ala alihi wa ashabihi ajma’in”.
Alhamdulliah semakin lama Masjid ini semakin ramai, semakin penuh masya Allah. Berarti tidak berkurang ya subuhannya masih ada di sinikan? Masjid yang oleh Allah dimakmurkan seperti ini adalah orang-orang yang beruntung. Kalau subuh sudah seperti Jumatan banyaknya wah sudah masya Allah itu barokah. Karena orang yang sholat subuhnya berjamaah pahalanya samadengan sholat sepanjang malam, sholat Isya berjamaah separuh malam, sholat di Masjid Nabawi seribu kali sholat. Sholat di Masjidil haram Mekkah seratus ribu kali sholat. Wah terlalu murah itu ongkos umroh ya, hanya dengan modal 25 juta dan itupun uang Allah lagi kemudian dosanya digugurkan habis terlalu murah pak 25 juta menggugurkan dosa, sedang dosanya ratusan milyar, doanya diijabah, kemudian ibadahnya berlipat-lipat pahalanya maka mintalah kepada ALlah supaya diundang. Kemarin 6 yang diantara berangkat umroh itu benar-benar tidak pernah terbayangkan akan berangkat umroh pak. Satu pedagang nasi goreng, satu yang hanya bagian menunggu orangtuanya.
Waktu gerak jalan kami hanya menyediakan hadiah umroh dua, tiba-tiba datang Pak Ridwan Kamil saya juga nyumbang satu, datang Pak Aher saya nyumbang satu, dari Qatar nyumbang satu, ada ibu-ibu dari papua nyumbang satu, jadi 6. Berangkat, ya begitu saja dapat undangan Allah. Ini kalau Allah sudah mau ada aja jalannya “Innama amruhu idza arada syaian an yaqula lahu kun fayakun.” (Sesungguhnya urusannya-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya, “Jadilah!” Maka jadilah ia,”)
Qs. Yasin [36]:82).
Maka dalam hidup ini pokok pangkal yang paling utama adalah mengandalkan Allah dalam segala keadaan. Jadi hal yang paling utama dalam hidup ini adalah mengandalkan Allah dalam segala keadaan. Karena apa? Karena yang menentukan segala-galanya hanya Allah. "Innallaha ala kulli syai'in qadir", Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tidak ada satupun yang bisa terjadi tanpa ini Allah, tidak ada. Pertemuan ini terjadi Bismillah, Allah tidak ijinkan nggak akan kejadian.
Nikmat tidak ada yang datang tanpa ijin ALlah, musibah tidak ada yang menimpa tanpa ijin Allah. Orang mau ngancam apa saja enggak akan kejadian kalau Allah nggak menghendaki, kamu mau saya PHK, silahkan dan ternyata benar di PHK berarti ijin ALlah. Kenapa saya sudah jujur malah di PHK? Memang PHK buruk? yang buruk itu yang tidak jujur, sudah jujur di PHK pasti baik. Allah punya rencana sendiri, mungkmin pekerjaan itu akan diganti dengan yang lebih barokah. Aa suami saya mengancam saya akan ditalak, padahal saya sudah bersungguh-sungguh pasarahkan sama Allah. Dan benar-benar ditalak, saya sudah pasrah malah saya ditalak. Perhatikan, boleh jadi itu suami itu tidak mengajak kebaikan hanya mengajak kepada kedzoliman, kesesatan, kemusyrikan, kemunafikan. Kalau Allah pisahkan dengan cara yang haq insya Allah itu yang terbaik. Jadi jangan kecewa kalau sudah dipasrahkan kejadian yang tidak kita inginkan tetap husnudzon kepada Allah.
Nah ini ada anak menangis, ini ijin ALlah. Tidak ada satupun anak bisa menangis kecuali dengan ijin Allah, tidak boleh emosi, tidak boleh jengkel ini ujian bagi kita, tenang saja. Berhenti juga atas ijin Allah.
Dalam segala keadaan, ada seorang ulama yang dalam tiap bicaranya tuh baik, kalau ditanya apapun tuh jawabannya tepat, bijak, ketika ditanya bagaimana caranya? Karena saya mengandalkan Allah, sebelum bicara saya minta tolong "‘Robbis rohlii shodrii, wa yassirlii amrii, wahlul ‘uqdatam mil lisaani yafqohu qoulii’, [Ya Rabbku, lapangkanlah dadaku, dan mudahkanlah urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku” (QS. Thoha: 25-28).
Ya Allah lapangkan dadaku, "Robbis rohlii shodrii, wa yassirlii amrii, mudahkan urusanku, wahlul ‘uqdatam mil lisaani yafqohu qoulii’, hilangkan kelu dilidahku ini sehingga apa yang dikatakan bisa dipahami. banyak orang yang mau ceramah mengandalkan hafalan, mengandalkan teori tapi kalau Allah bikin lupa tidak ada yang bisa mengingatkan selain ALlah. Kalau tidak dijaga kecletot tidak bisa dicabut lagi tuh omongan. Mengandalkan Allah dalam segala keadaan dalilnya, “Wa man yatawakkal ‘alallaaha fahuwa hasbuh”, “Barangsiapa yang bertawakkal pada Allah, barangsiapa yang mengandalkan ALlah dalam segala urusannya, fahuwa maka baginya hasbuhu dicukupi". Kalau Allah mencukupi itu jangan terbayang uang saja, itu terlalu primitiv hadirin.
Kalau Allah mencukupi, Allah mencukupi ketenangan hati, Allah mencukupi kebutuhan intelektual kita, keperluan intelektual, Allah mencukupi kehausan ilmu kita, Allah mencukupi keperluan kasih sayang kita, kita kan manusiawi perlu disayangi, ini ada dahaga love story di hati, itu bahasa inggrisnya love story ya, ada dahaga ingin disayang. Tapi kalau mengandalkan Allah, itu mengandalkan yang pas karena hanya Allah yang membolak balikkan hati. Bapak ingin disayangi istri, gak bisa kalau Allah bikin istri eneg ke bapak. Ibu dandan pagar kebek, segala dipakai bulu mata saja udah dua apa tiga lapis, tidak pernah ada begini.dandan setagar kebek, Allah yang membolak balik hati, hati tidak akan terbeli oleh dandanan.
Tapi kalau ibu mengandalkan Allah maka Allahlah kuasa melembutkan hati yang keras, melapangkan hati yang sempit, membuah kasih sayang hati yang gersang. Jadi keperluan hati kita hanya Allah yang bisa mencukupi. Mau bicara hanya Allah yang bisa menuntun, mau pergi hanya Allah yang bisa menjaga. Makanya yang paling nikmat dalam hidup ini adalah orang mengandalkan Allah di dalam segala keadaan, karena Allah "Innallaha ala kulli syai'in qadir".
Silahkan rasa-rasakan hadirin, kita akan bergaul dengan manusia tapi jangan pernah berharap dari manusia untuk keperluan pribadi kita....
Menit ke 9.47
Kajian Haji dan Umroh
Kajian Haji dan Umroh, Ust Khalid Basalamah
Alhamdulillah, washolatu wassalamu 'ala Rasulillah…
Segala puji bagi Allah Subhanahu Wata’ala juga Sholawat dan taslim bagi Nabi besar Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam.
Hadits 798, Ibnu Abbas R.a berkata, "Bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam pernah terhalang lalu beliau mencukur rambut kepalanya, bercampur dengan istrinya, menyembelih kurbannya hingga umroh tahun depan, riwayat Imam Bukhari. Hal ini terjadi dalam Umroh Hudaibiyah pada tahun 6 Hijriyah, waktu itu penduduk Mekkah melarang kaum muslimin menyempurnakan umroh pada tahun itu dan mereka mengikat janji yang disebut dengan perjanjian hudaibiyah. Maka Rasulullah kembali lagi ke Mekkah untuk melaksanakan umroh pada tahun berikutnya.
Ibnu Abbas R.a menjelaskan kepada kita bahwasanya Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam pada tahun 6 Hijriyah sudah keluar dari Madinah menggunakan kain Ihram, sudah niat di miqot, udah lewat. Pas tiba di wilayah hudaibiyah beberapa kilometer saja dari kota Mekkah tiba2 saja orang2 Mekkah menahan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam, nggak boleh masuk. Pokoknya dengan alasan apapun muslimin nggak boleh masuk. Terjadilah kesepakatan antara Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam dengan orang-orang Mekkah, bahwasanya mereka kaum muslimin tidak boleh masuk tahun ini, nanti tahun depan boleh umroh. Dan pada saat itu juga terjadi kesepakatan tidak boleh ada peperangan antara kaum muslimin dengan orang - orang kafir Mekkah sepuluh tahun. Maka Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam pada saat itu sempat menerima wahyu bahwasanya disuruh pulang ke Madinah, dan perintah Jibril kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam untuk mencukur rambutnya dan memotong hewan kurban. Karena orang batal Umroh sudah telanjur niat, ada dam, ada kurban yang harus disembelih. Maka yang terjadi adalah Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam sempat berkata kepada sahabat, "Allah telah memerintahkan saya untuk kembali ke Madinah".
Waktu itu sahabat-sahabat ini jengkel dengan orang quraish, jumlahnya waktu itu sekitar 700 orang, semuanya pakai baju Ihram dan semuanya siap berperang. Maka mereka berkata, 'ya Rasulullah, terutama yang dipimpin oleh Umar bin Khattab, lebih baik kita lawan aja ya Rasulullah, ngotot aja masuk ke Mekkah, kalau mereka Rasulullah coba membunuh kita, kita Rasulullah'. Tapi Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam tidak mendengar, maksudnya tidak mengikuti pendapat Umar karena Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam mendapat wahyu.
Waktu Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bilang kepada para sahabat, Ayo sekarang kita diperintahkan cukur rambut kita, disuruh tahalul belum umroh ya. Maka ini hukum pertama pada saat orang sudah terlanjur keluar, misal ibu/bapak sekalian berangkat umroh la qodarullah pas lewat di miqat di Jedah kemudian sekitar beberapa menit sebelum tiba di jeddah. Sebelum umroh tiba-tiba misal terjadi perangan. Jadi harus balik ke Indonesia nggak bisa ke Saudi. Maka pada saat itu yang paling pertama dilakukan adalah kita bertahalul, yang kedua kita berkurban. Mungkin nanti dengan cara menyerahkan kepada pihak-pihak yang dikenal. Kemudian pulang ke negara kita, sudah selesai buka baju ihramnya.
Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam waktu itu bilang kepada para sahabat ayo cukur karena Allah sudah memerintahkan itu. Ternyata para sahabat ini masih pada duduk karena mereka berharap ada pergantian berita nih, disuruh serang aja Mekkah. Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam masuk ke dalam kemahnya dan Ummu Salamah ra istri nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam yang kebetulan ikut pada perjalanan itu. Lalu melihat Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam sedih duduk berpikir dalam kemah, kata Ummu Salamah, 'Kenapa ya Rasulullah? Kata Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam, "Ada wahyu turun memerintahkan untuk memotong rambut tahalul tapi para sahabat ini masih pada duduk. Mereka masih berharap ada perubahan untuk bisa masuk ke Mekkah.
Maka kata Ummu Salamah R.a, nahini termasuk pelajaran besar juga bagaimana seorang istri yang bijaksana menuntun suaminya untuk bisa menjalankan atau menyempurnakan perintah Agama. Ummu Salamah ra mengatakan, 'ya Rasulullah coba Anda mulai dulu, Anda sendiri yang cukur di depan mereka. Insya allah dengan begitu mereka akan ikut'. Maka Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam tersenyum dan mengatakan, "inilah pendapatku". Lalu beliau keluar, beliau panggil tukang cukur lalu mencukur gundul rambutnya. Maka para sahabat waktu melihat Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam sudah gundul mereka segera mencukur kepala mereka sampai dalam beberapa riwayat dikatakan ada beberapa orang diantara mereka yang kepalanya luka karena saking takutnya jangan sampai mereka tidak mencontohi apa yang Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam perintahkan.
Setelah selesai itu mereka balik ke Madinah. Jadi yang kita bisa ambil dari hadist 798 adalah, orang kalau pergi perjalanan umroh dan sudah niat, sudah lewat miqot, sudah pakai baju Ihram, kemudian terhalang, kalau tadi kasus Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam ditahan oleh orang-orang kafir, mungkin terjadi peperangan, mungkin terjadi badai, mungkin terjadi banjir besar kita nggak tahu. Misal kalau sampai terhalang, ada halangan apa saja. Maka berarti tahalul, kemudian berkurban lalu balik. Dan semua yang berurusan dengan ihram sudah selesai pada lepas pasa saat itu.
....
7.49
Subscribe to:
Posts (Atom)
Hukum Pinjam Uang dibank Buat Naik Haji
Hukum Pinjam Uang dibank Buat Naik Haji - Ustadz Abdul Somad Lc MA Tanya Ustadz, bagaimana hukum meminjam uang di bank untuk b...
-
Wajibnya Umrah Bagi yang Mampu - Ustadz Erwandi Tarmizi, Lc, MA Saya sampaikan kepada Anda bahwa sesungguhnya ... hukum umroh wajib se...
-
Apakah Termasuk Riya' Jika Umroh Pamitan Dgn Semua Orang? | Ustadz Adi Hidayat Lc MA Tanya: Ustad, kalau kita umroh apakah terma...
-
Kajian Ustadz Aam : Hukum Mengunggah Foto Umroh di Sosmed Tanya: Pak Aam, kalau orang ke Mekkah terus ambil poto di upload di FB, g...